CROWDO Berbagi Pengalaman Terkait Proses Mendapatkan Lisensi di Indonesia

Jakarta, 17 January 2020 – PT. Mediator Komunitas Indonesia (CROWDO) berpartisipasi dalam diskusi panel yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dengan topik yang berjudul “Perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)”. CROWDO diundang pada diskusi panel dikarenakan telah secara resmi memperoleh izin usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, tertuang dalam keputusan OJK nomor KEP-133/D.05/2019 pada Jumat, 13 Desember 2019. Izin usaha ini merupakan langkah penting selanjutnya bagi 119 Online Lending Platforms yang terdaftar di OJK.

Sebagai perwakilan CROWDO, Nur Vitriani, selaku Chief Operating Officer (COO) memberikan poin-poin penting terkait perizinan usaha kepada Online Lending Platforms lainnya, diantaranya:

  1. Memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan dan regulasi dari OJK
  2. Menjalin komunikasi yang intensif dan juga transparan dengan OJK
  3. Memastikan ketepatan waktu dalam pengerjaan persyaratan di bidang bisnis, operasional maupun teknologi perusahaan

“Melalui perizinan yang kami terima, kami mengajak seluruh perusahaan Peer to Peer Lending untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan kuat sehingga kedepannya dapat memajukan ekonomi Indonesia.” Ujar Nur Vitriani

Peserta diskusi panel memiliki antusias yang sangat tinggi dilihat dari banyaknya peserta yang hadir dan juga menanyakan beberapa pertanyaan kepada Nur Vitriani terkait kapabilitas CROWDO dalam meraih sertifikasi ISO/IEC 270012013 dari British Standards Institution (BSI) perihal Manajemen Keamanan Informasi dan juga terkait live demo serta onsite visit OJK terkait perizinan.

Acara diskusi panel kali ini adalah wadah yang penting bagi CROWDO dalam menceritakan pengalaman dalam mendapatkan perizinan dari OJK serta kemampuan untuk memberikan layanan finansial bagi masyarakat Indonesia sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan.