Peer-to-Peer Lending dan KTA. Pilih Yang Mana?

Membutuhkan modal usaha untuk mulai bisnis? Atau butuh modal untuk mengembangkan usaha? Ada kalanya kita memiliki kebutuhan yang tidak dapat di prediksi dan terkadang membutuhkan dana yang cukup banyak.

Ingin memperoleh pinjaman dana cepat untuk berbagai kebutuhan, hingga modal usaha kecil maupun menengah sampai skala besar? Kita dapat menggunakan pinjaman tanpa agunan seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau Peer-to-Peer Lending (P2P Lending.

Sebelum memperoleh pinjaman, ada baiknya mengetahui lebih dahulu platform pinjaman Kredit tanpa agunan atau peer to peer. Hal yang harus di perhatikan pastikan memilki riwayat kredit yang baik.

Bingung ingin menggunakan Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau Peer-to-Peer Lending? Berikut perbandingan antara KTA dan P2P Lending.

1. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

KTA adalah salah satu produk pinjaman yang memberikan fasilitas kredit tanpa jaminan atas pinjaman tersebut. KTA memberikan suku bunga mulai dari 0,96% dan memiliki limit pinjaman hingga Rp 300 Juta. Bila yang diinginkan adalah tenor pinjaman yang lama, KTA adalah pilihan yang tepat karena lamanya sampai 60 bulan. Proses pengajuan KTA mulai 3-5 hari kerja sampai dengan 14-21 hari kerja dan angsurannya dapat dibayarkan setiap bulannya. Untuk menggunakan KTA, sebagai Peminjam wajib memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Syarat pengajuan KTA di antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia 21 - 55 Tahun
  3. Minimum Pendapatan Rp 3 Juta per bulan
  4. Memiliki Kartu Kredit

Dokumen Pengajuan KTA:

  1. Fotokopi KTP/KITAS dan NPWP
  2. Bukti Penghasilan (Slip Gaji/SKP/SPT)
  3. Fotokopi Kartu Kredit
  4. Fotokopi Rekening Tabungan 3 bulan terakhir (khusus Pengusaha)
  5. Fotokopi Akta Pendirian/SIUP/TDP untuk Pengusaha
  6. Fotokopi Surat Izin Profesi

2. Peer-to-Peer Lending

Peer-to-Peer Lending adalah suatu platform yang mempertemukan Pemberi Pinjaman (Lender) dengan Peminjam (Borrower). Sama seperti KTA, Peer-to-Peer Lending tidak meminta jaminan dari Peminjam atas pinjaman yang diberikan. Suku bunga Peer-to-Peer Lending mulai dari 0,80% per bulan dan memiliki limit pinjaman hingga Rp 2 Miliar. Untuk tenor pinjaman disediakan hingga 24 bulan. Peer-to-Peer lending memiliki proses pengajuan 3-4 hari kerja dan pencairan dana 6-30 hari kerja. Untuk pembayaran dari Peminjam ditentukan berdasarkan produk pinjamannya, dapat diangsur per bulannya ataupun dapat dibayarkan pada jangka waktu yang telah ditentukan. Fokus dari Peer-to-Peer Lending adalah melayani calon Peminjam yang memiliki keterbatasan akses pinjaman ke bank sehingga pada akhirnya Peminjam dapat mengakses pinjaman ke bank.

Perbedaan yang paling jelas terlihat antara KTA dan Peer-to-Peer Lending adalah sumber dana pinjamannya. Dana KTA umumnya berasal dari bank, sedangkan Peer-to-Peer Lending berasal dari individu ataupun institusi yang mendaftarkan diri sebagai Pemberi Pinjaman.

Dari perbandingan yang sudah terpapar secara jelas persamaan dan perbedaan antara KTA dan P2P Lending. Dari suku bunga, limit pinjaman, tenor pinjaman, cicilan, dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Setidaknya, keberadaan kedua pinjaman tersebut menambah peluang untuk memperoleh pencairan dana. Andaikan pengajuan aplikasi KTA ditolak oleh bank, Peer-to-Peer Lending seperti Crowdo dapat menjadi pilihan alternatif untuk mengembangkan usaha Anda.