10 Hal Penting Yang Harus Diperhatikan di Platform P2P Lending

Alternatif pembiayaan dalam mencari modal usaha saat ini sudah jauh berkembang. Seiring perkembangan jaman, masyarakat tidak lagi bergantung pada lembaga keuangan tradisional saja, tetapi mereka ditawarkan dengan berbagai solusi pendanaan dan juga investasi salah satunya Peer to Peer Lending.

Semakin banyaknya jumlah investor yang beralih ke Peer to Peer Lending untuk meningkatkan penghasilan mereka, berikut adalah beberpa pertanyaan penting yang harus diperhatikan sebelum menginvestasikan dana Anda di Platform Peer to Peer Lending:

  1. Siapa Penyedia Platformnya?
    Apakah mereka termasuk pihak-pihak yang cukup dikenal di industri keuangan atau malah bukan siapa-siapa. Berapa lama mereka beroperasi? Dan seberapa baik modal dan reputasi mereka? Seperti apa sistem kontrol mereka dan seberapa luas pengalaman tim mereka, Apakah mereka pernah mengalami krisis dan merupakan perusahaan yang mampu bertahan dari resiko-resiko terburuk? Pastikan bahwa Anda mendapatkan informasi yang jelas dan berkonsultasi dengan orang yang tepat bila diperlukan.

  2. Seberapa kuat mereka dalam industri ini?
    Beberapa produk P2P mempunyai "dana provisi" yang dijadikan sebagai asuransi atau perlindungan terhadap uang Anda. Lebih penting lagi, sejauh mana platform P2P akan merugi apabila terjadi masalah dalam pinjaman dan apakah mereka cukup mampu mempertahankan para investor?

  3. Apakah pinjaman tersebut aman?
    Apakah platform P2P yang Anda gunakan hanya mempertimbangkan dana pengembalian yang dipinjamkan, atau memang betul-betul mempunyai prosedur yang mengamankan dana Anda apabila terjadi gagal bayar?. Dalam kasus ini, Crowdo mempunyai emas atau perhiasan sebagai jaminan setiap pinjaman.

  4. Siapakah para peminjamnya?
    Setiap platform P2P mempunyai tipe peminjam yang berbeda-beda baik dari individu atau bisnis. Para peminjam ini mempunyai motivasi, tingkat pengalaman serta profil resiko yang beragam. Sangat penting untuk memahami siapa dan apa tujuan peminjam mengajukan pinjaman.

  5. Apa saja ketentuan pinjaman yang ada?
    Berapa lama durasi dari setiap pinjaman yang diajukan di platform P2P? Semakin lama masa pinjaman, semakin besar dampak potensial likuiditas terhadap kemampuan investor menarik uang mereka. Semakin pendek durasi pinjaman, maka akan semakin cepat pula pengembaliannya dan dapat menaikkan tingkat likuiditas.

  6. Bagaimana cara mendiversifikasi portofolio pinjaman?
    Mungkin akan bervariasi dari waktu ke waktu. Mohon diingat bahwa resiko bisa saja dikurangi secara signifikan apabila investor menyebarkan dananya di beberapa pinjaman.

  7. Seberapa baik jaminannya?
    Bagaimana peminjam dinilai? Seperti apa profil kredit mereka dibuat? Dan jika pinjaman dijamin, apakah aset yang mereka jaminkan? Bagaimana tingkat buffer yang jatuh selama pinjaman? Misalnya, jika pinjaman dalam portofolio yang diajukan mempunyai LTA 60%, maka akan ada perlindungan 40% untuk modal investor dalam hal default (gagal bayar).

  8. Apa saja tingkat kerugian yang ada?
    Ini adalah tolok ukur penting dari jaminan yang baik. Jangan pernah berinvestasi tanpa tahu sejarah 'tingkat kerugian'dan waspada terhadap platform P2P yang tidak secara terbuka mempublikasikannya. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator kesuksesan, tetapi pemahaman itu sangat penting sebagai uji kelayakan.

  9. Seberapa mudahkah penarikan dana?
    Sangat mudah untuk berinvestasi, tapi bagaimana investor mengakses dan menarik uang mereka ketika mereka membutuhkannya? Apakah produk tersebut mempunyai ketentuan tertentu atau investor dapat memilih untuk menarik dananya setiap saat dan apakah ada biaya untuk itu? Beberapa platform P2P menyediakan pilihan dan fasilitasi penarikan dana- sementara yang lain mungkin mengharuskan investor menunggu sampai masa pinjaman selesai.

  10. Apa saja resiko/imbalan yang akan diterima?
    Setelah membaca hal-hal di atas, mudah-mudahan Anda tidak melihat produk yang menjanjikan tingkat bunga tertinggi saja. Secara umum, semakin tinggi tingkat bunga, semakin tinggi pula tingkat risiko yang diambil investor. Ini adalah apa yang investor profesional sebut sebagai resiko / imbalan. Atau dengan kata lain, jika tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinannya memang demikian.

Informasi lebih lanjut:
enquiry.p2p@crowdo.com

Image
The Economist